Siraman

akhirnya aku dapet softcopy foto siraman,,

sebelum siraman mulai,, ooo sungguh sama sekali tidak ada perasaan sedih,,

pengajian masi ok2 aja,,

waktu ganti baju siraman pun masi sempet2nya becandain tukang rias nya,,

laluuu dimulailah prosesi siraman,,yg didahului aku digendong mama papa,, pap nyabawa lilin

(jadi artinya papa yg bukain jalan aku, nerangin jalan aku,, mama papa yg gendong aku,, bantuin aku)

dimulailah sungkeman,, dimulai cuci kaki mama dan sungkem ke mama,, **mama sudah menangis berember2,, aku belom nangis,, sedih sih,, tapi belom berurai air mata**

nahh lalu,, cuci kaki papa,, uwooohh mata mulai berkedut2 kencanggg,, aaaagghhh ingin rasanya cubit mata ini biar ga berair,,

tapii semakin mencuci kaki itu,, semakin melihat kaki papa yang sangat jauhhh dari mulus,, inget kuku nya,, akuu loohh yang selalu motongin kukunyaa duluu,,

teruss,, yaaa,, akuu sangat tau sekalii bagaimana papa mencari uang untuk sekolahin aku sampe magister,,

terusssss,, ahhhh jadi sedih sekali,,

dannn air mata pun turun deras layaknya hujan badai,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s