They still ‘hold’ my hand

[Mama]
Ketika foto saya bareng anak bayi saya dikirim, biasanya semua komentar hanya berputar pada anak bayi. Tapi ketika foto itu dikirim ke mama saya, tiba -tiba ada message masuk dari mama ke hp saya. Isinya?  Singkat padat dan jelas, katanya saya terlihat kurus sekali sampai kelihatan tulang, kenapa?

Dan saya hanya menjawab dengan gurauan, padahal dalam hati saya rasanya seperti ada banjir bandang.

Fokus pertama mama, masih saya..
Disaat orang2 berebut memperhatikan anak bayi saya dan mengingini anak bayi saya, mama tetep mendahulukan saya..
Hanya mama yang tau ketika anaknya gundah gulana dalam hati walaupun diluar ia tersenyum
Terimakasih mama karena menanyakan ‘kenapa’..

[Papa]
Disaat setiap obrolan orang-orang hanya berputar tentang anak bayi saya.  Hanya papa yang ga ada angin ga ada ujan ngomongin saya ditengah perbincangan apapun yang sebenernya ga ada sangkut pautnya sama saya.

Disaat orang-orang katanya kangen dan merasa harus menemui anak saya. Hanya papa yang ‘keukeuh’ ingin ketemu saya. Bukan karena anak bayi saya, tapi karena saya.

Terimakasih papa. Telah membuat saya merasa bukan sekedar menjadi seseorang yang melahirkan bayi yang diidam2kan orang2. After all this times, I am still daddy’s little girl.

[Mama.. Papa]
Jika keadaan memaksa, saya ingin pulang..
Hanya Jika..
Saya harap keadaan tidak akan memaksa..
Saya harap keadaan akan terus membaik..
Doakan saya ya Mama Papa..

4 thoughts on “They still ‘hold’ my hand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s