Mari membuat tempat kalung

Halo semua,, jumpa lagi dalam acara memberdayakan barang bekas😀

asal mulanya adalahhh karena ketika ingin memakai kalung, saya selalu ribet dengan rantai yang saling bertalian antara kalung yang satu dan lainnya, karena menumpuk-numpuk, jadi yang dipake kalung yang paling atas doang. alasan kedua, klo ditaro di kotak-kotak cukup memakan tempat. alasan ketiga adalah saya tidak mau membeli-beli si gantungan-gantungan kalung yang banyak dijual di luar sana (walaupun sungguh itu semua lucu-lucu) karena status tempat tinggal yang masih nomaden jadi akan sangat repot sekali klo harus berpindah dan berkemas-kemas. Alasan terakhir, karena alasan nomaden ini saya membuat tempat kalung yang datar dan tercover dengan aman sehingga mudah diselipkan di koper jika harus bepergian😀

baiklaah mari kita mulai,, alat dan bahan yang diperlukan:

1. Kotak bekas cereal atau kue

2. Majalah bekas

3. Gunting

4. Selotip

5. Lem

6. Cutter

majalah bekas dan kawan-kawan

majalah bekas dan kawan-kawan

sekarang mari kita mulai membuat:

1.rapikan kardus bekas sesuai ukuran yang kamu mau,, lalu lapis dengan kertas dari majalah bekas

depan-belakang di tutup dengan majalah bekas,, lalu dilapisi dengan selotip sampai seluruh permukaan tertutup

depan-belakang di tutup dengan majalah bekas,, lalu dilapisi dengan selotip sampai seluruh permukaan tertutup selotip

2. kira-kira dulu,, mau dibikin buat menampung berapa kalung,, dan seberapa jauh jarak antar kalung (bisa diberi tanda dengan pen atau spidol). kalo udah dikira-kira, ambil cutter lalu kerat sedikit bagian atas untuk menyangga kalung agar tidak bergeser

lihat di pojok kiri atas, ada keratan berbentuk kotak

lihat di pojok kiri atas, ada keratan berbentuk kotak

3. tahap selanjutnya masih menggunakan cutter, yaitu mengerat bagian tengah dengan tujuan untuk membuat kaitan agar kalung tidak melorot

setelah dikerat, bagian kardus yang dikerat didorong ke belakang,, jika dirasa kardus kurang kuat menahan beban kalung, bagian yang terdorong ke belakang itu bisa dilapis lagi dengan selotip agar lebih tebal dan kaku

setelah dikerat, bagian kardus yang dikerat didorong ke belakang,, jika dirasa kardus kurang kuat menahan beban kalung, bagian yang terdorong ke belakang itu bisa dilapis lagi dengan selotip agar lebih tebal dan kaku

4. ulangi tahapan no 2 dan 3 disesuaikan dengan ukuran masing-masing kalung. Jika sudah selesai, maka kalung sudah bisa dipasang

lihat kan si tonjolan ke belakang itu berfungsi untuk menahan kalung sehingga tidak melorot. supaya si kalung tidak bergoyang-goyang didepan, kamu bisa tambahkan kawat kecil dibentuk seperti cincin tepat diatas bandul kalung satu garis dengan celah yang diatas.

lihat kan si tonjolan ke belakang itu berfungsi untuk menahan kalung sehingga tidak melorot. supaya si kalung tidak bergoyang-goyang didepan, kamu bisa tambahkan kawat kecil dibentuk seperti cincin menembus ke belakang tepat diatas bandul kalung (satu garis dengan celah yang diatas). cara memasukan kalungnya : rantai dimasukan melalui cincin kawat lalu melewati celah diatas, lalu disangkutkan di belakang

5. masukan ke plastik transparan agar mudah dilihat dan bebas dari debu

hihi selesaaii,, mudah dilihat kaaan jadinya si kalungg,, dan rantai-rantainya tidak akan bertalian satu dengan lainnya,,selamat mencobaaaa..

oiyaaa,, hari ini suami saya ulang tahuuunn,,

Happy Birthdayyyy, Beruang Pandaaaa,, semoga selalu jaya di mana-manaaaa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s