We Bought a Zoo

Saya mau kasih resensi film lagi nih,, genre nya family movie

we_bought_a_zoo

Seperti tersurat dalam judulnya film ini bercerita tentang ‘kami’ yang membeli ‘kebun binatang’. Setelah sang ibu meninggal, everything goes wrong. Dylan yang bermasalah di sekolah,, orang di kantor yang mengasihani Benjamin sang ayah karena ditinggal pergi istri,, dan Rosie kecil yang masih perlu banyak kasih sayang. Selain itu, semua tempat di kota itu maupun di rumah selalu mengingatkan Benjamin pada Stephanie (istrinya yang telah meninggal). Akhirnya Benjamin memutuskan untuk pindah rumah dan memulai kehidupan baru, tempat baru dan sekolah baru untuk anak-anaknya.

Bersama Rosie dan dibantu agen perumahan, Benjamin melihat semua opsi rumah yang available for sale saat itu. Hampir semua rumah yang tersedia tidak sesuai sampai akhirnya Rosie memilih secarik iklan rumah yang pada akhirnya mereka pilih. Rumah itu memiliki semua standar ideal menurut Benjamin dan Rosie pun menyukainya hanya saja ternyata rumah beserta pekarangannya itu adalah former zoo lengkap dengan binatang-binatang. Sang agen tidak menyarankan Benjamin untuk membelinya, akan tetapi Rosie sangat menyukai tempat itu. Benjamin yang ingin membahagiakan Rosie akhirnya membeli rumah dan bawaannya itu.

Tidak seperti Rosie, Dylan sangat tidak menyukai ide pindah rumah ini tapi ia terpaksa mengikuti ayahnya. Kebun binatang itu masih memiliki pekerja-pekerja yang bekerja secara sukarela walaupun tidak ada pemilik yang mau membayar mereka. Benjamin dibantu para pekerja yang jumlahnya tidak banyak ini mencoba membangun kembali kebun binatang ini dan berusaha untuk lolos sertifikasi kelayakan agar kebun binatang dapat dibuka kembali.

Proses persiapan kebun binatang ini sangatlah seru, kita diajak bertemu beruang, harimau, merpati, dll. Karena saya sangat suka sekali melihat binatang, jad film ini sangaaattt menghibur saya. Setelah menjadi pemilik kebun binatang ini,, permasalahan Benjamin tidak berhenti begitu saja, hubungannya dengan Dylan belum juga membaik, Benjamin masih selalu teringat dan terbayang-bayang akan istrinya, dan bahkan kebun binatangnya pun mulai sedikit membuat masalah di bagian keuangan maupun pengelolaan sampai akhirnya tersiar beritadi kalangan pekerja bahwa Benjamin akan menjual kembali kebun binatang itu. Lalu bagaimana nasib para binatang?

Sedih sekali kalo harus saya ceritain disini huhuhu,, jadi lebih baik kalian lihat sendiri aja ya🙂

sebelum saya akhiri, saya mau mengutip pesan Benjamin untuk Dylan yang menurut saya bagus banget

You know, sometimes all you need is 20 seconds of insane courage. Just, literally 20 seconds of just embarrassing bravery. And I promise you, something great will come of it.

oya,hampir lupa ada satu lagi yang membuat film ini menarik yaitu film ini based on true story Dartmoor Zoological Park🙂

Dartmoor Zoological Park

The true story

3 thoughts on “We Bought a Zoo

    • hihi ini ya ci, gw nontonnya pass sehari sebelum pergi ke zoo,, jadi pas ke zoo nya super-double-triple excited! mihihi,, udah dicobakah pesennya?😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s