MacRitchie Nature Trail

Suatu sabtu yang cerah, saya pergi berolahraga dengan sedikit dipaksa oleh suami😛

olahraga ngapain?? urrr ternyata semacam lintas hutan dengan iming-iming dari suami bahwa tempatnya bagus sekali dan kita bisa berjalan diatas pohon. Termakan oleh iming-iming dan sedikit keinginan kuat untuk berolahraga, maka sampailah saya disini

pemandangannya baguss banget,, tiba-tiba jadi semangat buat berolahraga :P

pemandangannya baguss banget,, tiba-tiba jadi semangat buat berolahraga😛

jadi disinilah kita berada… MacRitchie Nature Trail..

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Jalur awalnya ada lebih dari satu,, bingung-bingung kemana arah yang benar, akhirnya kita menyusuri danau dulu (danaunya juga baguus, tiba2 saya pengen berenang –>*bohong, mau dibayar seratus juta juga saya ga bakalan mau renang di danau yang memiliki kemungkinan ada buayanya dan memberi saya probabilitas 100% untuk tenggelam)

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERAternyata disini juga banyak yang berolahraga kano

jadi teringat waktu outbond dulu :P

jadi teringat waktu outbond dulu😛

kemana yaa kita selanjutnyaa

kemana yaa kita selanjutnyaa

pokonyaa tujuannya ada tree top walk!! sebelum melanjutkan perjalanan ada signs apa aja yang ga boleh dilakuin disana

ada tanda ga boleh ngasi makan monyet --> artinyaa ada monyettt disini uuk uuk uuk

ada tanda ga boleh ngasi makan monyet –> artinyaa ada monyettt disini uuk uuk uuk

mulailah kita berjalan mendaki gunung lewatin hutan, suasananya sangat rimbun oleh pohon-pohon besar. Selain kita, banyak orang-orang berlari-lari lalu lalang, bagaimana dengan saya? tentu saja saya hanya berjalan😛 tidak perlu repot-repot lari, ini jarak tempuhnya udah jauh banget,mending diirit-irit tenaganya😛

belum lama kita jalan, udah nemu monyet

monyetnya tampak sangar

monyetnya tampak sangar, saya gak mau deket2,,jadi difoto dengan fasilitas zoom

disela-sela jalan ternyata ada belokan

karena merasa energi masih banyak, jadi iseng-iseng berhadiah ambil jalan yang kesamping ini

karena merasa energi masih banyak, jadi iseng-iseng berhadiah ambil jalan yang kesamping ini

ternyata jalan yang kita pilih terdiri dari jembatan dan tangga kayu, bagus sih jadi ga bosen liat pohon-pohon sama tanah2

ternyata jalan yang kita pilih terdiri dari jembatan dan tangga kayu, bagus sih jadi ga bosen liat pohon-pohon sama tanah2

selesei pelataran kayu ini, kita kembali ke arena yang mirip seperti di awal

beginilah suasana 'hutan' disana

beginilah suasana ‘hutan’ disana

ternyata walau saya cuma jalan dan ngga lari,, umur sudah berkata bahwa pernafasan sedikit terganggu alias capek😛 untungnya disini ada tempat-tempat istirahat yang emang disediain buat kita duduk sebentar atau minum air yang kita bawa

ini dia salah satu tempat buat ngaso-ngaso

ini dia salah satu tempat buat ngaso-ngaso

setelah aga seger dikit dan haus udah ilang,, lanjuut lagii

sudah berkilo-kilo kita berjalan

sudah berkilo-kilo kita berjalan

suasana disana bagus sih,,phn-pohon besar dan rimbun,, tapi sayang ujung perjalanan belom keliatan juga :P

suasana disana bagus sih,,pohon-pohon besar dan rimbun,, tapi sayang ujung perjalanan belom keliatan juga😛

suami mulai mengeluarkan menyematkan handuk kebanggaannya ala supir truk :P

suami mulai mengeluarkan dan menyematkan handuk kebanggaannya ala supir truk nya😛

tree top walk ma-sih sa-tu ko-ma du-a ki-lo-me-ter lagiii >.<

tree top walk ma-sih sa-tu ko-ma em-pat ki-lo-me-ter lagiii >.<

jalan lagi,,lagi lagi jalan,,terus aja jalan,,jalan kemana-mana,, mana ini tree top walk nyaaa

ditengah pencarian si tree top walk,,saya menemukan peta eseluruhan route,,daaaannn sangat terpukau menyadari tidak ada jalan terdekat untuk pulaaang,, pilihannya hanya kembali keawal (dimana itu jauh banget) atau ke jalur yang selanjutnya (dimana itu sama juga jauhnya),,uuuh bagai buah simalakama

ditengah pencarian si tree top walk,,saya menemukan peta keseluruhan route,,daaaannn sangat terpukau menyadari tidak ada jalan terdekat untuk pulaaang,, pilihannya hanya kembali keawal (dimana itu jauh banget) atau ke jalur yang selanjutnya (dimana itu sama juga jauhnya),,uuuh bagai buah simalakama

disaat sisa perjalanan masih panjang, ehhh air minum habiiissss,ohh tidaaaaaak,, tapi tiba-tiba kami melihat ada ranger station lengkap dengan tempat refill air minum *horeee selamatt

ranger station

ranger station

aiiirrrrrr

aiiirrrrrr

kembali menyusuri 'hutan'

kembali menyusuri ‘hutan’

menuruni susunan tangga kayu yang cukup panjang

menuruni susunan tangga kayu yang cukup panjang

terus menyusuri setapak kayu menuju pos kecil didepan

terus menyusuri setapak kayu menuju pos kecil didepan

akhirnyaaaaa sampai jugaaa di gate menuju tree top walk

akhirnyaaaaa sampai jugaaa di gate menuju tree top walk

Tree top walk ini panjangnya sekitar 250meter, yang menghubungkan bukit Peirce di ketinggian 27 meter dan Bukit Kalang di ketinggian 25 meter. Jadi tinggi tree top walk ini dari tanah yaa sekitar 25 meter

seperti ini lah tree top walk nya

seperti ini lah tree top walk nya

pemandangan kebukit seberang

pemandangan kebukit seberang

danau juga terlihat dari atas sini

danau juga terlihat dari atas sini

jembatannya ga terlalulebar,,jadi horor2 sedikit :P

jembatannya ga terlalulebar,,jadi horor2 sedikit😛

Tree top walk ini one way,jadi ga bisa balik lagi ke tempat asal. Karena tree top walknya udah kesampean, berarti waktunya pulaaaangg😀

untuk pulang ternyata kita tetepp ya harus ngelewatin lusinan anak tangga

untuk pulang ternyata kita tetepp ya harus ngelewatin lusinan anak tangga

dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak yang sangaaaaattt panjaaangg

dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak yang sangaaaaattt panjaaangg

jalan setapaknya melintas diatas semacam rawa (wondering ada buaya ga ya disini)

jalan setapaknya melintas diatas semacam rawa (wondering ada buaya ga ya disini)

jalan setapak yang panjang itu akhirnya berakhir,daaan kembali menemukan sebuah bangunan yang bisa dikunjungi

seperti rumah pohon

seperti rumah pohon

bisa naik ke atasnya,, tapi tentu sajaaa saya tidak naik,,sudah cukup super lelaaahh

ini dia penampakan ujung atasnya,,errr kebayang cape banget itu naik-naik ke puncaknya

ini dia penampakan ujung atasnya,,errr kebayang cape banget itu naik-naik ke puncaknya

akhirnya setelah perjalanan yang suangatt panjang,,akhirnya  kami sampai pada sisi danau (entah danau apa ini)

cuaca sudah mulai terik

cuaca sudah mulai terik

kami menyusuri danau ini mencari jalan pulang

bagus banget sih pemandangannya,tapi teriknya matahari itu loohh ga kuat banget

bagus banget sih pemandangannya,tapi teriknya matahari itu loohh ga kuat banget, untungnya saya membawa payung (berolahraga tapi pake payung :P)

menyusuri jalan dibagian sini masih adem karena terlindungi pepohonan,, jadi masih sempet liat-liat airnya yang jernih

menyusuri jalan dibagian sini masih adem karena terlindungi pepohonan,, jadi masih sempet liat-liat airnya yang jernih

airnya jernih

airnya jernih kan

tapi ada juga bagian horor nya,,yang seperti tempat sembunyi buaya

tapi ada juga bagian horor nya,,yang seperti tempat sembunyi buaya

akhirnyaaa kita keluar juga dari kawasan pepohonan,, dari sini ujung perjalanan menuju sarana transportasi udah keliatan,, tapi berhubung sangattt lelaaahh, sepatu saya juga basah akibat kebodohan menginjak genangan air dengan sengaja dan juga disini ada semacem pondok bale-bale,, jadilaah kita tidur2an dulu disini😛

duduk duduk dulu disini

duduk duduk dulu disini menikmatii pemandangan dan mengusir lelah yang amat sangat

lamaaa banget kita tidur-tiduran disini,, bener2 tidur😛 sampai akhirnya kedatangan tamu dari jauh

dari arah gerakannya,, kayanya sihh menuju tempat kita bobo2an

dari arah gerakannya,, kayanya sihh menuju tempat kita bobo2an

bener kaan datengg! agak serem sama monyet jenis begini karena waktu di bali saya pernah ngeliat monyet begini yang ganas, tapii tapisaya pengen fotoo -->jadilah suami yang disuruh memfoto *terimakasii suami :P

bener kaan datengg! agak serem sama monyet jenis begini karena waktu di bali saya pernah ngeliat monyet begini yang ganas, tapii tapi saya pengen fotoo –>jadilah suami yang disuruh memfoto *terimakasii suami😛

abis kedatangan monyet,, tiba2 lelah saya sedikit hilang (atau karena takut didatengin lagi ya sama monyet :P) akhirnya kami lanjutkan perjalanan pulang dan berfoto sedikit di sela-selanya

sayang fotonya aga kurang ke tengah (pak fotografernya kurang geser dikit :P)

sayang fotonya aga kurang ke tengah (pak fotografernya kurang geser dikit :P)

melewati jembatan air yang berliku-liku dibawah terik matahari

melewati jembatan air yang berliku-liku dibawah terik matahari

foto jembatan meliuk-liuk menjadi penutup olahraga pagi sampai siang ini :D

foto jembatan meliuk-liuk menjadi penutup olahraga pagi sampai siang ini😀 salam olahraga!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s