Ketika labil dipertemukan dengan makanan

Hari hari labil saya dimulai,, makan tidak enak, tidur pun tak nyenyak(*tapi menghabiskan waktu 8jam*),,

Kenapa saya labil? Saya bukan ababil yang sedang dalam pencarian jati diri loh,, cuma lagi labil akan masa depan,, agak terdengar berat ya, padahal intinya cuma SAYA MAU UJIAN KOMPRE beberapa hari lagi!!!

Lemasss nyaa hati ini jika mengingat kompre, ingin rasanya saya bakar smua buku ini lalu dicampur di roti bakar kalo itu bisa membantu mempercepat waktu peningkatan kadar kepintaran saya dalam satu kedipan mata, walo rasa roti bakarnya pasti ga karuan,,

tapiiii tidak ada satu roti bakar pun yang dapat meningkatkan kinerja otak saya dengan maksimal (kenapa saya tau? Karena hampir setiap hari saya beli roti bakar di malam hari dalam memenuhi permintaan perut ketika belajar)

Lalu saya pun menambah asupan gizi dengan indomie, dengan latar belakang hampir mirip roti bakar yaitu untuk menambah daya kerja otak,,

Apa hasil roti bakar dan indomie itu? Hasilnya adalah perut saya menjadi buncitšŸ˜¦

Mungkin saya harus mencari cara lain untuk mengatasi kelabilan otak dan jiwa ini,,

#salamlabil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s