Granny

besok sidang tesis,,mmmhh,,disuru nelfon eyang putri buat minta doa,,

“nit nit nit” (**mencet nomer rumah eyang**)

“halo” (sapa suara yu’mi di seberang sana)

“eyang putri nya ada, yu’mi?”

“ada, tunggu sebentar ya” (sahut yu’mi lagi)

(agak lama,,karena emang eyang jalannya udah lambat bngt)

“halo” (suara tegas eyang terdengar di ujung sana)

“eyang putri, ini tanti,,besok tanti sidang, minta doa nya ya”

“jam berapa” (tanya eyang dengan suara datar tanpa intonasi bertanya)

“jam 11”

“iya. smoga lulus dengan gemilang” (kata eyang dengan bahasanya yang baku)

“iya eyang, amin,,makasih”

sambungan pun terputus,,

grandma

eyang putri adalah bukan jenis eyang2 kebanyakan, beliau tegas, gak banyak basa basi, pemilihan bahasa yang digunakan pun bahasa indonesia yang baku, seringkali bahasa jawa yang ngga saya ngerti sama sekali hehe,,tapi semangat hidupnya patut diacungi jempol, dan walaupun udah setua itu dengan segala keterbatasannya, ia slalu tampil baik, setiap mau tidur genti daster tidur, mandi pagi2 skali, ngga keluar kamar klo penampilannya masi berantakan,,padahal matanya uda kurang awas, tanganny uda gemeteran, mendengar uda ga jelas, kadang2 pikun,jalan pun susah,,

lalu kenapa saya yang masi muda, begini pemalasnya ya,,mandi siang klo lagi libur, ngga jarang berdaster2 ria ke luar rumah,kadang2 makan di ruang tv,,huahh masa kalah ama eyang,,ayooo tanti BERUBAH!! =D

One thought on “Granny

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s