PMS dan Kram Perut

Hari ini gw lagi ngga produktif amat sangat,,apalagi buat mikir,,uggghhh ngga bisaaa bangett,,perutt gw lagi melilit2nyaaaaa,,sakittt,,apalagi kemarenn lg sensi beraaaat,,

Terus gw iseng cari2 info tentang ini,,

Jadi katanya ada bbrp faktor yang ningkatin kejadian PMS

 (pre-menstruation syndrome),,

  1. wanita yang pernah melahirkan (PMS makin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima).
  2. status perkawinan (wanita yang sudah menikah lebih banyak mengalami PMS dibandingkan yang belum).
  3. usia (PMS semakin sering dan mengganggu dengan bertambahnya usia, terutama antara usia 30 – 45 tahun).
  4. stres (faktor stres memperberat gangguan PMS).(gw kayanya gr2 faktor no 4 ini d heuhue berasumsi)
  5. diet (faktor kebiasaan makan seperti tinggi gula, garam, kopi, teh, coklat, minuman bersoda, produk susu, makanan olahan, memperberat gejala PMS).
  6. kekurangan zat-zat gizi seperti kurang vitamin B (terutama B6), vitamin E, vitamin C, magnesium, zat besi, seng, mangan, asam lemak linoleat.
  7. kegiatan fisik (kurang berolahraga dan aktivitas fisik menyebabkan semakin beratnya PMS).

Nah klo kata Dr. Guy E. Abraham, ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA, AS, PMS bisa dibagi jadi :

  1. tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas, sensitif, saraf tegang, perasaan labil. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi.
  2. tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan), perut kembung, nyeri pada buah dada, pembengkakan tangan dan kaki, peningkatan berat badan sebelum haid. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari.
  3. tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak, timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan, jantung berdebar, pusing kepala yang terkadang sampai pingsan.
  4. tipe D (depression) ditandai dengan gejala rasa depresi, ingin menangis, lemah, gangguan tidur, pelupa, bingung, sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi), bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri.

Nah skrg penjelasan apa yang lagi gw alamin sekarang,,alias kram perut,,

Kram perut ini adlaah gangguan nyeri yang hebat, yg nama laennya adalah dismenorea, sangat mengganggu aktivitas wanita, sering juga mengharuskan penderita beristirahat bahkan meninggalkan pekerjaannya selama berjam-jam atau beberapa hari.

Dismenorea memang bukan PMS. Dismenorea primer umumnya tidak ada hubungannya dengan kelainan pada organ reproduksi wanita dan hanya terjadi sehari sebelum haid atau hari pertama haid. Gejala malah hilang begitu haid datang. Kalau dismenorea membaik atau bahkan hilang sama sekali setelah seseorang melahirkan.

 

Tulisan2 diatas sumbernya adalah Dr. Elvina Karyadi, MSc, ahli gizi Masyarakat-SEAMEO Tropmed UI ,, jadi percayalaaaahhh,,karena bukan gw yang nulis =D

tapi sayangnya ngga dikasi tau cara mengatasi nya (dikasitau c,,tapi itu bahasa dokter bngt yang ngga bisa dicerna sama otak gw =D),,yaaaa udahlahh berarti hari ini gw harus libur dulu berpikir😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s