his wedding organizer

Cinta itu tak pernah kuundang,,

tak pernah kupersiapkan kelahirannya,,

tak pernah kumohon-mohonkan kehadirannya pada siapa pun,,

jadi salahkah aku, jika cinta itu bersemayam begitu saja di dalam hati?

Cinta itu merdeka,,

memilih tumbuh dan berkembang di tempat yang diinginkannya,,

aku tak bisa mengusirnya,,

tak mampu mematikannya,,

tak kuasa membusukkannya,,

sebab dia memiliki rohnya sendiri ….

aku tahu kondisiku,,juga kondisi di luar sana,,tahu pasti,,

maka adalah bohong jika aku tak pernah merasa terganggu oleh duri yang menancap tajam yang menyertai langkahku,,

aku bisa merasakan nyeri yang begitu nyeri,,

juga cemas yang begitu mencemaskan,,

sebab, meski cinta milikku adalah merdeka,,tidak demikian halnya dengan AKU,,

bagaimana caraku memerdekakan diriku agar bisa mengenyam cinta yang begitu merdeka dan indah?

berjuang sekuat tenaga sampai tetes darah penghabisan bak pejuang kemerdekaan bangsa dan Negara?

memperjuangkannya dari apa?

dari cinta dan pemilik lain yang jelas-jelas legal di mata Tuhan, hukum dan masyarakat?

jika aku bilang ya, berarti aku sudah tidak waras,,

jika aku bilang tidak, berarti aku harus bersiap-siap menjadi gila,,

[His wedding organizer – Retni SB]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s